Senin, Februari 09, 2009
Kamis, Februari 05, 2009
Guru kreatif = Artis ?
Banyak artikel-artikel yang membahas soal bagaimana menjadi manusia kreatif. Mudah-mudahan artikel yang satu ini dapat melengkapi dan membuka tabir hati, - bahwa kreatifitas tidak mengenal waktu dan usia -. Tidak ada batasan menuntut ilmu, begitu intisari sabda Rasulullah menitahkan kepada umatnya. Kreatifitas merupakan unsur terpenting dalam dunia kerja guru. Mustahil kerja guru tanpa dibarengi kreatifitas, apalagi inovasi.
Lantas apa kaitannya kreatifitas dan inovasi dengan profesionalisme guru?
Profesional sangat erat kaitannya dengan kreatifitas disamping banyak syarat lain seseorang dapat dikatakan profesional dibidangnya. Guru yang kreatif menggambarkan sosok yang tak kenal menyerah, pekerja keras, pandai membaca situasi, juga pandai mencari peluang. Terkadang kreatifitas membutuhkan kenekatan untuk melakukannya. Dan yang paling ekstrim, kreatifitas melawan arus kehidupan yang normal-normal saja.

Black in news-nya : salah satu contoh bentuk kreatifitas yang dilakukan oleh guru, adalah oldy. Oldy begitu panggilannya adalah sosok seorang guru muda yang full creativity. Selain mengajar di SMA 74 Jakarta bidang studi seni rupa, ia seorang desain grafis dan programer yang belajar secara otodidak, juga seorang artis. Oldy tergabung dalam band indy bernama JIUNG BAND yang sudah menelorkan beberapa album. Dipenghujung tahun 2008, ia terlibat dalam pembuatan film Tarzan ke kota bersama bandnya dan artis Dewi Sandra. Belum lagi aktifitasnya diluar profesinya sebagai guru dan anak band, yakni pengurus forum masyarakat polisi di kebayoran lama utara.Oldy menjadi sosok guru yang diidolakan siswanya karena dalam proses pembelajaran dikelas mengandalkan kreatifitas selain tentu wajahnya yang lumayan ganteng dan gaul. Nah, satu lagi orang-orang seperti ini yang mestinya mendapatkan blackinovation awards.
Senin, Februari 02, 2009
Guru Jakarta Gaptek : Ke Laut Aja!
Persoalan kemudian muncul manakala seorang guru tidak mampu mengikuti perubahan jaman. Contohnya, kemajuan teknologi menuntut guru untuk mengikuti perkembangannya. Metode mengajar yang uptodate dan keluasan bahan ajar menjadi keharusan bagi seorang guru. Nah, kalau saja guru tidak mengikuti perkembangan kemajuan teknologi informasi, bagaimana mungkin ia bisa mengajar lebih baik lagi. Apalagi, kalau ia mengajar di ibukota Jakarta ayang notebone informasi mudah diperoleh.
Ada empat sikap yang menghambat kemajuan seorang guru.
Pertama, tidak terbuka pikiran
Seorang guru harus menuyadari bahwa keterbukaan pikiran adalah pintu keluasan jiwa dan ilmu. Karenanya, egoisme harus ditinggalkan. Tidak ada dalam kamus guru : kata sombong! Merasa telah lebih tahu dan paling berpengalaman.
Kedua, tidak terbuka hati
Keluasan jiwa akan melahirkan kebijaksanaan dalam bersikap dan bertindak, termasuk menerima ilmu dan perkembangan jaman. Nah, ada sebagian dari guru mungkin yang agak sulit menerima perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Merasa sulit karena tidak terbukanya hati menerima perkembangan teknologi yang begitu pesat, apalagi kalau tinggal di Jakarta. Tak heran kalau di Jakarta sendiri bisa jadi ada guru gaptek teknologi informasi.....
Ketiga, tidak jujur
So, semua pasti tahu kejujuran adalah modal paling berharga, apalagi bagi seorang guru. Jadi nggak perlu panjang lebar soal yang satu ini.....
Keempat, tidak konsisten

Ketidakkonsistenan akan berdampak pada penilaian orang lain terhadap guru, terutama siswa. Bisa dianggap plin-plan dan diremehkan siswa nantinya. Guru menganjurkan siswa untuk menyesuaikan diri dengan perubahan, tetapi penganjurnya malah menutup diri. Artinya, tidak konsekwen dan konsisten atas ucapannya sendiri.
Oke, ada satu contoh guru yang luar biasa harus diteladani. Meski setahun lagi pensiun, ia tetap semangat dan menampilkan etos kerja yang brilyan. Song, begitu panggilannya. Guru ekonomi ini bernama lengkap Nurpaja Simangunsong, perlu mendapat blackinovation awards atas contohnya dalam menyikapi perubahan. Belajar mengenal komputer meski mengetiknya saja masih harus cari-cari huruf, mengopersikan mouse masih gemetaran lari sani-sini. Tetapi semangatnya itu lho yang harus ditiru. Faktor usia tidak menghambat untuk mengimbangi perubahan bukan.....
Autoblackthrough buat guru-guru yang selalu konsisten mengikuti perubahan dan memberi teladan bagi guru-guru pemula.
Minggu, Februari 01, 2009
Sabtu, Januari 31, 2009
Tryout UN : Part One
by kasmadiUjian Nasional masih tiga bulan lagi, tetapi gaungnya sudah membahana ke seluruh sekolah baik di kota-kota maupun dipelosok desa. Sebagai tolok ukur keberhasilan proses pembelajaran, ujian nasional masih sangat diperlukan guna mengetahui kualitas pendidikan Indonesia. Begitu alasan yang sering didengar dan dirilis surat kabar nasional. Pemerintah memerlukan (mungkin ini alasan politis) input dari penyelenggaraan ujian nasional sebagai dasar kebijakan disalah satu sektor pendidikan. Alasan tersebut bisa saja diterima.
Ujian nasional sebenarnya tidak menggambarkan kualitas pendidikan secara komprehensif. Dengan hanya menguji enam mata pelajaran untuk mengukur kualitas pendidikan ditingkat sekolah menengah atas. Ada unsur menafikan peran sekolah (baca: guru), disamping kemampuan (keragaman intelegensi/multiple intelegency). Sepertinya ranah psikomotor dan afektif diabaikan begitu saja, sedang yang diuji hanya ranah kognitif.
Nah, black in news-nya ujian nasional seharusnya tidak menjadi penentu kelulusan seorang siswa. Wah, memang betul itu mas. Namun kenyataannya dilapangan berbicara lain. Jika seorang siswa mendapat nilai 4,00 pada mata pelajaran matematika, sementara 5 pelajaran lain mendapat nilai di atas 7 anak tersebut tetap saja dinyatakan tidak lulus.
Dengan kondisi yang demikian, maka pihak sekolah mati-matian memprogramkan tryout. Kalau saja sekolah mau mengajarkan teknik-teknik jitu mensukseskan ujian nasional dengan elegan dan jujur. Tanpa diracuni usaha yang haram (meniru fatwa ulama kali), pasti sekolah itu akan mendapatkan blackinovation awards ......
to be continued
Tryout UN : Part Two

by kasmadi
"Busyet mampus gue, asli nggak bisa ngerjain. Soalnya ampun ....." begitu rutuk Didiet anak jurusan IPA saat mengerjakan soal tryout matematika.
"oii....gue isinye B semua....!!!" teriaknya lagi sambil tertawa.
Miris. ngiris hati.
Pemandangan yang menghujam uluhati atas sikap anak didik. Sebagai seorang guru, tentu fenomena seperti tergambar di atas sangat tidak mengenakkan. Kisah Didit di tersebut faktual dan bisa jadi mewakili gambaran sebagian anak-anak Jakarta dalam menghadapi ujian nasional. Ujian nasional menjadi april mop yang bisa banyak membuat kejutan.
Tryout hari ini yang dilaksanakan di setiap sekolah baik negeri maupun swasta di wilayah Jakarta Selatan benar-benar mewakili rupa dari banyak wajah pendidikan kita. Masih banyak sekali anak didik yang nyantai menjelang ujian nasional. Tryout yang seharusnya menjadi warming up, malah dianggap sebagai permainan belaka. Nggak bisa jawab, tanya saja teman depan, kira kanan dan belakang. Beres.
Black in News today for me....... rasanya sperlu inovasi-inovasi kreatif untuk mendongkrak semangat belajar anak-anak didik macam Didit. Pasti, banyak sekali yang seperti dia.
Tryout menjadi semacam "suplemen" yang hampir tiap minggu direguk sama anak didik disebagian Jakarta. memang perlu, tetapi jangan sampai tryout menjadi bumerang karena target kurikulum tertinggal. Sekolah menjadi panik karena harus mencapai target kelulusan yang dipatok kepsek. Allah saja yang Maha Penguji sudah memprediksi bahwa banyak sekali manusia yang tidak lulus ujianNya. Manusiawi kan?
Oh, harusnya pakai slogan autoblackthrough saja biar melecut semangat menghadapi april mop tersebut. so. smoga saja ujian nanti sukses dengan cara yang elegan baik guru, ortu dan siswa. Ga perlulah mencari bocoran sana-sini....
Sabtu, Januari 24, 2009
STATISTICAL FACTS BETWEEN MUSLIM AND JEWISH
Please take time to read this.
(Extracts of speech by Hafez A.B Mohamed: Director-General, Al Baraka
Bank.)
A. Demographics:
o World Jewish Population. 14 million
o Distribution: 7 m in America, 5 m in Asia, 2 m in Europe and
100 thousand in Africa
o World Muslim Population: 1.5 billion
o Distribution: 1 billion in Asia/Mid-East, 400 M in Africa, 44 M in Europe
and 6 M in the Americas
o Every fifth human being is a Muslim.
o For every single Hindu there are two Muslims
o For every Buddhist there are two Muslims
o For every Jew there are 107 Muslims
o Yet the 14 million Jews are more powerful than the entire 1.5 billion
Muslims
Why? Here are some of the reasons.
B. Movers of Current History
o Albert Einstein Jewish
o Sigmund Freud Jewish
o Karl Marx Jewish
o Paul Samuelson Jewish
o Milton Friedman Jewish
C. Medical Milestones
o Vaccinating Needle: Benjamin Ruben Jewish
o Polio Vaccine Jonas Salk Jewish
o Leukaemia Drug Gertrude Elion Jewish
o Hepatitis B Baruch Blumberg Jewish
o Syphilis Drug Paul Ehrlich Jewish
o Neuro muscular Elie Metchnikoff Jewish
o Endocrinology Andrew Schally Jewish
o Cognitive therapy. Aaron Beck Jewish
o Contraceptive Pill Gregory Pincus Jewish
o Understanding of Human Eye. G. Wald Jewish
o Embryology. Stanley Cohen Jewish
o Kidney Dialysis Willem Kloffcame Jewish
D. Nobel Prize Winners
o In the past 105 years, 14 million Jews have won 180 Nobel prizes whilst
1.5 billion Muslims have contributed only 3 Nobel winners
E. Inventions that changed History
o Micro- Processing Chip. Stanley Mezor Jewish
o Nuclear Chain Reactor Leo Sziland Jewish
o Optical Fibre Cable Peter Schultz Jewish
o Traffic Lights Charles Adler Jewish
o Stainless Steel Benno Strauss Jewish
o Sound Movies Isador Kisee Jewish
o Telephone Microphone Emile Berliner Jewish
o Video Tape Recorder Charles Ginsburg Jewish
F. Influential Global Business
o Polo Ralph Lauren Jewish
o Coca Cola Jewish
o Levi's Jeans Levi Strauss Jewish
o Sawbuck's Howard Schultz Jewish
o Google Sergey Brin Jewish
o Dell Computers Michael Dell Jewish
o Oracle Larry Ellison Jewish
o DKNY Donna Karan Jewish
o Baskin & Robbins Irv Robbins Jewish
o Dunkin Donuts Bill Rosenberg Jewish
G. Influential Intellectuals/ Politicians
o Henry Kissinger , US Sec of State Jewish
o Richard Levin, PresidentYaleUniver sity Jewish
o Alan Greenspan , US Federal Reserve Jewish
o Joseph Lieberman Jewish
o Madeleine Albright , US Sec of State Jewish
o CasperWeinberger , US Sec of Defence Jewish
o Maxim Litvinov , USSR Foreign Minister Jewish
o DavidMarshal , Singapore Chief Minister Jewish
o Isaacs Isaacs, Gov-GenAustralia Jewish
o Benjamin Disraeli, British Statesman Jewish
o Yevgeny Primakov, Russian PM Jewish
o Barry Goldwater , US Politician Jewish
o Jorge Sampaio, President Portugal Jewish
o Herb Gray, Canadian Deputy - PM Jewish
o Pierre Mendes, French PM Jewish
o Michael Howard, British Home Sec. Jewish
o Bruno Kriesky, Austrian Chancellor Jewish
o Robert Rubin , US Sec of Treasury Jewish
H. Global Media Influential
o Wolf Blitzer, CNN Jewish
o Barbara Walters ABC News Jewish
o EugeneMeyer , Washington Post Jewish
o Henry Grunwald, Time Magazine Jewish
o Katherine Graham , Washington Post Jewish
o Joseph Lelyeld, New York Times Jewish
o Max Frankel, New York Times Jewish
I. Global Philanthropists
o George Soros Jewish
o Walter Annenberg Jewish
Why are they powerful? why are Muslims powerless?
Here's another reason. We have lost the capacity to produce knowledge.
o In the entire Muslim World (57 Muslim Countries) there are only 500 universities.
o In USA alone, 5,758 universities
o In India alone, 8,407 universities
o Not one university in the entire Islamic World features in the Top 500
Ranking Universities of the World
o Literacy in the Christian World 90%
o Literacy in the Muslim World 40%
o 15 Christian majority-countries, literacy rate 100%
o Muslim majority - countries , None
o 98% in Christian countries completed primary
o Only 50% in Muslim countries completed primary.
o 40% in Christian countries attended university
o In Muslim countries a dismal 2% attended.
o Muslim majority countries have 230 scientists per one million Muslims
o The USA has 5000 per million
o The Christian world 1000 technicians per million.
o Entire Arab World only 50 technicians per million.
o Muslim World spends on research/developmen t 0.2% of GDP
o Christian World spends 5 % of GDP
Conclusion.
o The Muslim World lacks the capacity to produce knowledge.
Another way of testing the degree of knowledge is the degree of
diffusing knowledge.
o
o
o In UK book titles per million is 2000
o In
Conclusion.
o Muslim World is failing to diffuse knowledge
Applying Knowledge is another such test.
o Exports of high tech products from
o In Saudi Arabia is 0.2%
o
o
Conclusion.
o Muslim World is failing to apply knowledge.
What do you conclude? no need to tell the figures are speaking
themselves very loudly we are unable to listen
Advice
Please educate yourself and your children. always promote education,
don't compromise on it, don't ignore your children's slightest
misguidance from education (and please, for God's Sake, don't use your
personal contacts or sources to promote your children in their
education; if they fail, let them and make them learn to pass; b/c if
they can't do it now, they can't ever). We are World's biggest and
strongest nation, all we need is to identify and explore our
ownselves. Our victory is with our knowledge, our creativity, our
literacy...And nothing else.
....Wake up...
(from milis eramuslim)
Senin, Januari 19, 2009
Jumat, Januari 16, 2009
Kamis, Januari 15, 2009
Rabu, Desember 17, 2008
Ujian Nasional 2009: Soal Tiap Provinsi Berbeda
Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Djemari Mardapi mengungkapkan, 25 persen soal UN dibuat oleh BNSP. Sisanya dibuat oleh masing-masing provinsi dengan pengawasan BSNP. ”Nanti akan dibuat oleh guru-guru senior yang sudah dinyatakan layak oleh BSNP,” ujarnya dalam sosialisasi UN 2009 di Surabaya, Selasa (16/12).
BSNP akan membuat standar kompetensi lulus (SKL) dan kisi-kisi sama untuk semua provinsi. Dari SKL dan kisi-kisi akan diterjemahkan menjadi paket soal oleh masing-masing tim pembuat di provinsi. ”Materi antara lain akan berisi irisan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) dan kurikulum berbasis kompetensi (KBK),” ujarnya.
Untuk nilai rata-rata terendah, batas tahun depan lebih tinggi 0,25 poin dibandingkan tahun ini. Tahun depan nilai rata-rata minimal setiap peserta harus 5,50. ”Ini untuk memacu semangat belajar siswa. Standar ini berlaku untuk semua peserta UN dan UASBN (ujian akhir sekolah berstandar nasional),” ujarnya.
Rangkaian UN dan UASBN 2009 akan dimulai pada 20 April 2009. SMA dan sekolah sederajat akan lebih dahulu ujian pada 20-24 April 2009 untuk ujian pertama dan 27 April hingga 1 Mei untuk ujian susulan. UN SMP dan sekolah sederajat diselenggarakan pada 27-30 April 2009 dan ujian susulan pada 4-7 Mei 2009. Adapun UASBN SD diselenggarakan pada 11-13 Mei 2009 dan ujian susulan pada 18-22 Mei 2009.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Timur Rasiyo mengungkapkan, sampai sekarang SMK belum menerima kisi-kisi ujian produktif. Padahal, waktu ujian kurang dari tiga bulan lagi. (RAZ)
sumber : Kompas dan Klub Guru Indonesia
Standar Kelulusan UN Jadi 5,50, Siapkah?
Kepastian kenaikan standar kelulusan unas tersebut berdasar Permendiknas Nomor 78 Tahun 2008 tentang Ujian Nasional. Pada pasal 16 disebutkan, nilai rata-rata 5,50 itu ditujukan untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 paling banyak di dua mata pelajaran dan 4,25 pada pelajaran lain.
Menghadapi standar kelulusan unas 2009 yang naik itu, kemarin (16/12) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Jatim Rasiyo melaksanakan sosialisasi dengan mengundang pimpinan dinas pendidikan kabupaten/kota se-Jatim. Hadir pula dalam pertemuan itu Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Djemari Mardapi.
"Meski standar kelulusan naik, kami tetap optimistis. Paling tidak, tingkat kelulusan di Jatim bisa sama dengan unas 2008. Yakni, sekitar 98 persen," tutur Rasiyo setelah acara tersebut.
Setiap tahun, standar kelulusan unas memang selalu naik. Pada 2006, nilai rata-rata minimal 4,50, lantas naik menjadi 5,00 pada 2007. Menurut Rasiyo, berdasar Permendiknas 78/2008, pemerintah daerah atau satuan pendidikan bisa saja menaikkan angka standar kelulusan. Contohnya, lembaga A mematok kelulusan siswa rata-rata harus 6,00. Namun, Dinas P dan K Jatim lebih memilih mengikuti standar yang ditetapkan pusat. "Kalau ada yang ingin menaikkan standar kelulusan, silakan saja," ujarnya.
Rasiyo menambahkan, mencapai standar kelulusan yang ditetapkan itu sebetulnya tidak terlalu sulit dilakukan. Mengapa? Sebab, standar kompetensi lulusan (SKL) untuk unas tersebut sama dengan tahun lalu. Dengan demikian, guru-guru di sekolah bisa mempelajari soal-soal unas tahun lalu dan memilah-milah bobot soal.
Djemari menyatakan, proses unas itu jangan dijadikan ajang menakut-nakuti siswa. Maksudnya, sekolah begitu khawatir siswanya tidak bisa lulus. Jika begitu, biasanya sekolah bersangkutan akan berbuat curang. Misalnya, memberitahukan jawaban kepada siswa dengan berbagai cara. "Kalau hal tersebut terjadi, proses unas bakal diulang. Kan kasihan siswa, harus belajar dua kali," ungkapnya.
Djemari menambahkan, kenaikan standar kelulusan itu jangan dijadikan sebagai momok. Sebab, sebelum mengeluarkan kebijakan tersebut, pemerintah melakukan survei. (sha/hud)
sumber : Jawa Pos dan milis klub guru
KESEMPATAN KERJA
A. Angkatan Kerja dan Tenaga Kerja
a. Kesempatan kerja adalah suatu keadaan yang menggambarkan tersedianya lapangan kerja yang siap diisi oleh para pencari kerja.
b. Tenaga Kerja adalah bagian dari angkatan kerja yang ikut dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.
gb.1 para pencari tenaga kerja dalam bursa tenaga kerja
Tenaga kerja terbagi atas :
1. Angkatan kerja adalah penduduk yang berusia antara 15 sampai dengan 63 tahun yang sehat secara fisik maupun mental dan sanggup kerja.
2. Bukan Angkatan kerja yaitu orang-orang yang termasuk kelompok usia kerja tetapi tidak bersedia untuk bekerja.
B. Pengangguran
Pengangguran adalah kelompok angkatan kerja yang ingin bekerja, tetapi belum mendapat kesempatan untuk bekerja.
gb.2 seorang wanita yang mengalami jobless
Jenis-jenis pengangguran terdiri atas :
1. Pengangguran Konjungtural (Cycle Unemplooymnent), yaitu pengangguran yang disebabkan oleh perubahan gelombang kehidupan perekonomian.
2. Pengangguran struktural yaitu pengangguran yang disebabkan perubahan struktur dan corak ekonomi dalam jangka panjang.
3. Pengangguran teknologi yaitu pengangguran yang disebabkan penggunaan teknologi modern.
4. Pengangguran Musiman, yaitu pengangguran yang disebabkan ketergantungan kepada usaha tertentu.
5. Pengangguran Normal yaitu pengangguran yang diakibatkan belum memperoleh pekerjaan atau tidak cocok dengan pekerjaannya.Pengangguran jenis ini disebut juga dengan pengangguran friksioner atau voluntary.
1. Cara mengatasi pengangguran siklus :
a. mengarahkan permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa
b. meningkatkan daya dbeli masyarakat
2. Cara mengatasi pengangguran struktural :
a. peningkatan mobilitas modal dan tenaga kerja
b. memindahkan kelebihan tenaga kerja dari sektor yang kelebihan kepada sektor ekonomi yang kekurang tenaga kerja
c. mengadakan pendidikan dan pelatihan tenaga kerja
d. mendirikanindustri padat karya
3. Cara mengatasi pengangguran musiman :
a. memberikan akses informasi yang cepat mengenai lowongan pekerjaan
b. mengadakan pelatihan ketrampilan
4. Cara mengatasi pengangguran teknologi :
a. selektif dalam memilih teknologi
b. meningkatkan kualitas sumber daya manusia
5. Cara mengatasi pengangguran normal :
a. perluasan kesempatan kerja
b. deregulasi dan debirokratisasi di berbagai bidang industri untuk merangsang timbulnya investasi baru
c. pembukaan proyek-proyek umum oleh pemerintah
d. pengembangan sektor informal
e. pengembangan program transmigarasi
D. Dampak pengangguran terhadap perekonomian
1. Dampak pengangguran bagi masyarakat :
a. Pengangguran dapat mengakibatkan hilangnya pendapatan dan pekerjaan.
b. Ketidakstabilan sosial dan politik masyarakat.
c. Ketrampilan seseorang menjadi menurun bahkan hilang.
2. Dampak pengangguran bagi perkonomian negara :
a. Pendapatan nasional berkurang
b. Tingkat kemakmuran masyarakat menurun
E. Peningkatan Mutu Sumber Daya Manusia Indonesia
1. Pelatihan pekerja
2. Magang
3. Peningkatan Gizi dan kesehatan masyarakat
4. Peningkatan kualitas mental dan spiritual
Ada beberapa cara atau sistem untuk memperhitungkan besaran upah, antara lain :
1. Upah menurut waktu
2. Upah borongan
3. Upah menurut prestasi
4. Upah premi
5. Upah bagi hasil
6. upah skala berubah
7. Upah indeks biaya hidup
8. Uaph partisipaai
9. Upah berdasarkan mitra usaha (Co-partnership)
Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis ICT
Guru memang diharapkan dapat mengikuti perkembangan teknologi mutakhir. Hal ini dimaksudkan untuk mengimbangi kemampuan dan pengalaman murid yang mungkin sudah lebih dulu mengetahui kemajuan teknologi komunikasi seperti internet dan ilmu komputer. Jadi, tidak salah jika Sudin Dikmenti Jakarta Selatan mengadakan pelatihan ini. Peserta yang datang yang datang berasal dari sekolah-sekolah diwilayah Jakarta Selatan baik Negeri maupun Sekolah luar negeri alias swasta.
Pelatihan ini berisikan materi pengajaran dengan menggunakan microsoft powe point, cara browsing internet dan membuat blog untuk mendukung penyampaian materi ajar. Yah, biar guru nggak gaptek-gaptek amat gitu.....
Namanya juga pelatihan untuk guru, biasanya lebih ramai dari pada muridnya sendiri. Dan, lebih bandel lagi....Makanya, jangan suka ngeluh kalau muridnya rese, lha gurunya jug kadang susah diatur dan diajar......
Ajang pelatihan ini juga ada manfaatnya, yakni jadi forum silaturahim untuk guru. Saya jadi ketemu Bu Elsye yang pernah ngajar kimia di SMA 74, ketemu Mr. Yakin yang guru musik dari SMA 90, bersenda gurau dengan guru-guru Dosqi 5 Tebet, eh ketemu Mas Zulfianto yang guru ekonomi, juga nggak ketinggalan mama de, itu lho guru favorit 74 yang pindah ke SMA 82, Bu Titin guru Biologi. Pokoknya seru deh.... mulai dari rebutan kamar sampai ada yang nggak kebagian kamar .....
Kalau bisa pelatihan seperti ini dilaksanakan rutin pertiga bulan sekali gitu, dan biar semua guru di Selatannya Jakarta ini bisa semua mencet laptop, moso kalah sama tukul.....Jadi program ini bukan asal program ngabisin duit, melainkan terencana dan matang dalam pelaksanaannya.
Yah, bravolah buat Sudin Dikmenti Jakarta Selatan..........
Selasa, Desember 16, 2008
SIFAT BERBAGI
berkomunikasi dengan Tuhannya dan berkata, “Tuhan
ijinkan saya untuk dapat melihat seperti apakah Neraka
dan Surga itu”.
Kemudian Tuhan membimbing manusia itu menuju ke dua
buah pintu dan kemudian membiarkannya melihat ke dalam.
Di tengah ruangan terdapat sebuah meja bundar yang sangat
besar, dan di tengahnya terdapat semangkok sup yang
beraroma sangat lezat yang membuat manusia tersebut
mengalir air liurnya. Meja tersebut dikelilingi orang-orang
yang kurus yang tampak sangat kelaparan.
Orang-orang itu masing-masing memegang sebuah sendok
yang terikat pada tangan masing-masing. Sendok tersebut
cukup panjang untuk mencapai mangkok di tengah meja dan
mengambil sup yang lezat tadi.
Tapi karena sendoknya terlalu panjang, mereka tidak dapat
mencapai mulutnya dengan sendok tadi untuk memakan
sup yang terambil.
Si Manusia tadi merinding melihat penderit aan dan
kesengsaraan yang dilihatnya dalam ruangan itu.
Tuhan berkata, “Kamu sudah melihat NERAKA”
Lalu mereka menuju ke pintu kedua yang ternyata berisi
meja beserta sup dan orang-orang yang kondisinya persis
sama dengan ruangan di pintu pertama. Perbed aan nya,
di dalam ruangan ini orang-orang tersebut berbadan sehat
dan berisi dan mereka sangat bergembira di keliling meja
tersebut.
Melihat kead aan ini si Manusia menjadi bingung dan
berkata “Apa yang terjadi ? kenapa di ruangan yang
kondisinya sama ini mereka terlihat lebih bergembira ?”
Tuhan kemudian menjelaskan, “Sangat sederhana, yang
dibutuhkan hanyalah satu sifat baik”
"Perhatikan bahwa orang-orang ini dengan ikhlas
menyuapi orang lain yang dapat dicapainya dengan
sendok bergagang panjang, sedangkan di ruangan lain
orang-orang yang serakah hanyalah memikirkan
kebutuhan dirinya sendiri”
sumber : milis rumahilmuIndonesia.com
Kamis, Desember 11, 2008
BELAJAR BERQURBAN
Jumat, Desember 05, 2008
PEBISNIS INDONSIA DI NEW YORK
Seorang warga Indonesia berjalan memasuki sebuah bank di New York untuk mengajukan pinjaman. Dia menghampiri petugas bagian pinjaman, mengatakan bahwa dia harus pergi ke Jakarta untuk urusan bisnis selama dua minggu, dan memerlukan pinjaman dana sebesar US$ 5.000.
Petugas bank menanggapi, bahwa pihak bank akan memerlukan jaminan untuk pinjaman yang diajukan. Sang pria menyanggupi persyaratan yang diajukan oleh bank dengan memberikan kunci mobil dan dokumen untuk sebuah Ferrari terbaru yang terparkir di depan bank. Dia memenuhi semua persyaratan, menunggu proses pengecekan dengan sabar, dan petugas bank menyetujui untuk memberikan pinjaman sesuai dengan jumlah yang diajukan.
Setelah sang pria Indonesia meninggalkan bank, pihak manajemen bank dan pegawainya menertawakan pria tersebut karena mempergunakan sebuah mobil Ferrari seharga lebih dari US$ 250.000 sebagai jaminan untuk meminjam uang sebesar US $ 5.000. Lantas pegawai bank memarkir mobil mewah itu di area parkir bawah tanah bank tersebut.
Setelah 2 minggu kemudian, sang pria kembali dari Jakarta dan datang ke bank, mengembalikan pinjaman dana sebesar US$ 5.000 beserta bunganya sebesar US$ 15,41.
Sang pegawai bank mengatakan, "Mister Sastro, kami sangat gembira bisa melayani dan berbisnis dengan Anda dengan lancar. Akan tetapi ada sesuatu yang amat membuat kami bertanya-tanya. Saat Anda bepergian ke Jakarta, kami melihat kembali rekening Anda di bank kami, dan menjumpai bahwa Anda memiliki dana jutaan dollar di rekening Anda. Akan tetapi, kenapa anda masih memerlukan pinjaman untuk dana sebesar US$5.000 ??"
Pak Sastro menjawab, "Dimana lagi di kota New York saya bisa memarkir mobil saya selama 2 minggu dengan hanya membayar US$ 15,41 dan mengharapkan mobil saya tidak dicuri saat saya kembali?"
Petugas bank, "??##@*%#@"
Ah…biasa, Orang Indonesia…
sumber :humorlucu.wordpress.com
KEKUATAN EKONOMI GLOBAL PINDAH KE NEGARA BERKEMBANG SETELAH NEGARA MAJU JATUH
Negara-negara berkembang saat ini memiliki pengaruh dan kekuatan lebih besar. Hal ini terlihat dari pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Kelompok 20 (G-20) yang berakhir di Washington, Sabtu (15/11).
Negara berkembang seperti China, Brasil, India, dan Indonesia memenangi posisi kunci dalam keputusan ekonomi global pada krisis ini. Biasanya, keputusan penting soal finansial global seolah hanya menjadi urusan negara-negara kaya.
”Saya meninggalkan Washington dengan sangat senang karena struktur geopolitik memiliki tatanan baru,” ujar Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva. ”Tidak ada logika untuk membuat keputusan politik dan ekonomi tanpa dukungan dari negara-negara berkembang anggota G-20. Negara berkembang juga harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari bagian solusi global,” lanjutnya.
Saat ini Brasil memegang kepemimpinan bergilir G-20. Anggota G-20 adalah tujuh negara maju, yaitu Inggris, Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, dan AS, serta Afrika Selatan, Argentina, Australia, Brasil, China, India, Indonesia, Korea Selatan, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Turki, dan Uni Eropa.
Pada tradisi masa lalu, G-7 dan Rusia telah membicarakan masalah krisis ini, tetapi Presiden AS George W Bush memutuskan untuk memperluas pihak yang berbicara termasuk negara-negara berkembang.
”Keputusan pertama yang harus saya buat adalah mendaftar siapa yang harus hadir dalam pertemuan. Dan, jelas saya memutuskan bahwa kita harus duduk bersama-sama, yaitu negara-negara G-20, tidak hanya G-7 atau G-13,” ujar Bush setelah pertemuan itu.
Ada alasan jelas mengapa negara berkembang perlu dilibatkan dalam pembicaraan. Salah satunya, karena mereka akan menjadi lokasi bagi seluruh pertumbuhan ekonomi dunia pada 2009. Sementara negara maju seperti AS dan negara yang tergabung dalam Uni Eropa jatuh dalam resesi karena krisis finansial, yang tak akan memberikan kontribusi lewat pertumbuhan.
Optimisme
Dalam pertemuan G-20, para pemimpin negara berkembang memperlihatkan optimisme. Presiden China Hu Jintao menggarisbawahi hal itu dengan mengatakan, ”Pertumbuhan ekonomi yang stabil dan relatif cepat di China sangat penting dalam berkontribusi terhadap stabilitas finansial internasional serta pertumbuhan ekonomi global.”
Perdana Menteri India Manmohan Singh juga mengungkapkan harapannya bahwa negaranya akan tetap dapat bertumbuh pada tahun-tahun mendatang. Namun, dia juga mengkhawatirkan masa depan negara-negara berkembang yang justru terimbas hantaman krisis lebih dahsyat dibandingkan dengan negara-negara maju. ”Negara-negara berkembang bukanlah penyebab terjadinya krisis ini, tetapi mereka juga terimbas krisis dengan dalam akibat krisis di negara maju,” ujar Singh.
Dalam pertemuan itu juga disepakati untuk membantu negara-negara berkembang yang terkena krisis, seperti sulit mendapatkan akses pada kredit karena keadaan finansial yang sulit seperti sekarang ini. Selain itu, badan finansial internasional juga perlu direformasi agar dapat memberikan negara-negara berkembang untuk mendapatkan posisi yang lebih baik lagisumber : politikinternational.wordpress.com
SAPI DAN TEORI EKONOMI TIAP NEGARA

SOCIALISME : Kau punya 2 sapi, 1 sapi kau berikan untuk tetanggamu.
COMMUNISME : Kau punya 2 sapi, negara mengambil alih keduanya dan memberimu 2 kaleng susu.
FASCISME : Kau punya 2 sapi, negara mengambil alih keduanya dan menjual susu padamu.
NAZISME : Kau punya 2 sapi, negara mengambil keduanya dan menembakmu.
TRADITIONAL CAPITALISM :
Kau punya 2 sapi betina, kau jual satu dan beli satu sapi jantan. Ternakmu bertambah, dan ekonomi tumbuh.
THE ANDREAN MODEL :
Kau punya 2 sapi. Kau cincang-cincang dua-duanya.
AN AMERICAN CORPORATION:
Kau punya 2 sapi. Kau jual satu, dan satunya kau paksa untuk memproduksi susu sebanyak 4 sapi. Kemudian, kau menyewa konsultan untuk menganalisa mengapa sapinya mati.
A FRENCH CORPORATION:
Kau punya 2 sapi. Kau turun ke jalan, menyusun massa, memblokade jalanan, karena kau ingin punya 3 sapi.
A JAPANESE CORPORATION:
Kau punya 2 sapi. Kau merancang ulang hingga bisa menghasilkan 20 kali lipat susu. Kemudian kau buat profil kartun sapi pintar “Cowakemon” dan menjualnya ke seluruh dunia.
A GERMAN CORPORATION:
Kau punya 2 sapi. Kau melakukan rekayasa supaya bisa hidup lebih dari 100 tahun, makan cukup sekali sebulan, dan mereka bisa saling memerah susu sendiri.
AN ITALIAN CORPORATION:
Kau punya 2 sapi, tapi kau tak tahu dimana mereka. Kau putuskan untuk makan siang saja.
A RUSSIAN CORPORATION
Kau punya 2 sapi. Kau menghitungnya dan berandai bagaimana bila punya 5 sapi. Kau menghitungnya lagi dan berandai bagaimana bila punya 42 sapi. Kau menghitungnya lagi dan menemukan bahwa sapimu cuma dua. Kau berhenti mengitung, lalu buka sebotol vodka.
A SWISS CORPORATION
Kau ada 5000 sapi. Namun tak satupun adalah milikmu. Kau mengenakan biaya administratif kepada pemiliknya untuk menyimpannya.
A CHINESE CORPORATION :
Kau punya 2 sapi. Kau punya 300 orang untuk memerah susunya. Kau nyatakan bahwa tak ada pengangguran, dan nilai produksi susu tinggi. Kau menangkap wartawan yang melaporkan kenyataannya.
BRITISH CORPORATION:
Kau punya 2 sapi. Dua-duanya sapi gila.
IRAQ CORPORATION:
Semua orang berpikir kau punya banyak sapi. Kau bilang ke meraka kau cuma punya satu. Tak ada yang percaya, maka mereka mengebom daerahmu dan menginvasi negaramu. Kau masih tak punya sapi satupun, tapi setidaknya sekarang kau bagian dari demokrasi.
NEW ZEALAND CORPORATION:
Kau punya 2 sapi. Sapi yang di kiri kelihatan sangat atraktif.
AUSTRALIAN CORPORATION:
Kau punya 2 sapi. Bisnis kelihatanya sedang bagus. Kau tutup kantor dan pergi mencari bir untuk merayakannya.
INDONESIAN CORPORATION:
Kau punya 2 sapi. Dua-duanya curian. Lalu kau jual dua-duanya. Kemudian kau simpan uangnya di account non budgeter yang tak jelas. Kemudian kau gunakan beberapa untuk mendanai kampanye partaimu tapi sebagaian besar kau simpan untuk anak cucumu.
MALAYSIAN CORPORATION:
Kau punya 2 sapi. Dua-duanya kau curi dari Indonesia.
sumber : humorlucu.wordpress.com
Kamis, Desember 04, 2008
GELOMBANG TSUNAMI ITU BERNAMA PHK
Krisis ekonomi yang berpangkal pada krisis keuangan Amerika Serikat semakin menggurita dampaknya bagi perekonomian Indonesia. Kini, di awal desember saja sudah banyak perusahaan-perusahaan yang mengandalkan ekspor produknya untuk berencana me-rumah-kan, kata lain dari PHK. Provinsi terbanyak yang akan merumahkan tenaga kerjanya adalah DKI Jakarta.Pemerintah sendiri mengakui bahwa dalam kurun waktu satu tahun ini gelombang PHK akan mencapai 500 ribu sampai satu juta buruh. Hal ini mengakibatkan jumlah pengangguran akan semakin bertambah. Akibat lanjutannya, sudah pasti tingkat daya beli masyarakat semakin menurun.
Kelinglungan pemerintah diperparah dengan mengeluarkan SKB 4 menteri yang ditujukan untuk mengantisipasi dampak krisis ekonomi global. Namun, kenyataannya justru menambah persoalan baru. Demonstrasi buruh di mana-mana, proses produksi akhirnya terganggu selain munculnya persoalan sosial seperti bentrokan-bentrokan saat demo, selain ketegangan antara buruh dan pengusaha. Biaya sosial yang harus ditanggung bersama atas keputusan pemerintah yang kurang tepat dan akurat.
Apa solusinya?
Untuk menghindari PHK bagi pengusaha yang mengandalkan ekspor rasanya sangat sulit utnuk dihindari. Oleh karenanya, perlu bagi pemerintah untuk membuka jalur perdagangan bagi negara-negara potensial untuk ekspor Indonesia, seperti tekstil. Amerika memang tengah menghadapi krisis ekonomi yang parah, karenanya daya beli tekstilnya turun drastis. Pengusaha juga tidak bisa mengatasnamakan krisis kemudian merumahkan pegawainya dengan semena-mena. Intinya, antara pemerintah, pengusaha dan buruh harus duduk bersama mencari kesepakatan yang win-win solution.
Hemat? Apalagi yang harus dihemat bagi rakyat kebanyakan? Paling-paling sikap yang tepat adalah bersabar dan mensyukuri apa yang diperoleh hari ini. Rakyat sudah terlalu banyak dijadikan obyek penderita, sudah saatnya pemerintah mengambil kebijakan yang benar-benar memenuhi sasaran yang tepat yakni rakyat.
Pemerintahlah seharusnya yang menunjukkan sikap hemat dan efesiensi pendanaan pembangunan. Sewbagai contoh pemprov DKI yang memutuskan menghapus biaya-biaya yang memboroskan APBD-nya. Perlu ditiru oleh pemda-pemda lain termasuk departemen-departemen (pemeriantah pusat).

